Categories: Daily Inspiration

Sebuah handphone dapat bertahan hidup jika di isi batrenya. Nah, namun tiada artinya itu handphone jika tidak ada pulsanya. Betul? ;)

Kita sebagai manusia, tidak lahir langsung menjadi remaja atau menjadi tua. Apalagi baru lahir udah langsung punya jenggot, atau langsung bisa ngomong, “Ma, minta duit dooonk,” ngga mungkin juga kali yaah.

Tentunya kita lahir dari bayi yang awalnya hanya bisa menangis dan hanya minum ASI saja. Namun perlahan kita terus bertumbuh, dari bisa tengkurap, merangkak, duduk, belajar jalan hingga akhirnya bisa berlari. Asal bukan lari dari kenyataan. hehehe..

Dari bayi, anak-anak, remaja hingga rambut memutih, semuanya terus bertumbuh dan berkembang.

Apa yang membuat kita bisa bertahan hidup?
Yang pertama dan paling utama tentunya karena kasih sayang Allah yang masih memberi kita kesempatan untuk menjadi khalifah di muka bumi ini. Namun tak cukup sampai di situ saja. Kita pun harus berusaha agar kita bertahan hidup.

Setiap hari kita butuh makan, untuk membebaskan diri dari rasa lapar karena tubuh akan terkapar dan tak bisa merangkul dunia jika diri ini masih lapar. Ternyata, kita tak hanya butuh makan. Makan bisa mengenyangkan tubuh secara fisik, namun ruh kita pasti tak terpuaskan jika hidup untuk makan saja.

Tubuh yang hanya diberi makan lalu digunakan untuk bekerja sama seperti handphone yang hanya diisi pulsa saja dan dipakai untuk telepon, sms, internetan, dan sebagainya tanpa di charger.

Kita sebagai manusia butuh di charge karena energi kita bisa-bisa melemah dan habis tanpa kita sadari sebelumnya.

Bagi saya pribadi, cara paling ampuh untuk men-charge diri kita adalah dengan datang ke majelis-majelis ilmu. Selain kita mendapatkan ilmu, kita juga bisa bertemu dengan orang-orang baru lalu menjalin silaturahim dengan mereka. Dari sana akan ada ilmu baru, sahabat baru, pengalaman baru dan tentunya ada semangat baru yang membuat hidup lebih bergairah.

Handphone penggunaannya tidak maksimal tanpa pulsa. Namun tidak sempurna juga hidupnya apabila tidak di charge. Begitu pula dengan kita. Kita tidak bisa beraktivitas dengan maksimal jika kita tidak makan sesuai dengan kebutuhan. Namun hidup kita akan terasa hampa jika kita tidak berusaha untuk mengisinya dengan ilmu-ilmu yang bermanfaat dalam rangka memuaskan rasa haus yang didera oleh bagian dari diri kita yang lain.

Spread the Word, like or share this page, your friends will also love it and thanks for it.

Tags:
Posted on Sep 13, 2013

About the Author

An extra ordinary woman, the Future Great Wife and Super Mom, comes from Belitung Island and stay in Bandung Indonesia :) Public Speaking Lover, always learning, sharing, growing, and blowing :)

One Response to “Antara Charger Handphone dan Pulsa”
Read them below or add one

  1. briliagung says:

    Ciyeee… KOMPAK an..

    Saling colok-colok an nih… #AHSEG

Facebook Comments

Leave a Reply to briliagung

Your email address will not be published. Required fields are marked by *.

Your Rating:
0 1 2 3 4 5

Categories

Contact Info

 NovrisaCha@yahoo.co.id

Top