Categories: Daily Inspiration

Malam semakin larut. Namun mata belum bisa diajak berpetualang ke dunia mimpi. Dia masih ingin berwisata di malam hari. Kubuka buku-buku yang baru beberapa hari kubeli tapi belum sempat melahapnya karena sibuk dengan persiapan sebelum wisuda. Memang wisudanya masih jauh, tapi persiapan udah dari sekarang donk.. *kayak nikahan aja yah jauh-jauh hari persiapannya :p

Kuperhatikan seisi rak buku, namun di sana tak ada magnet yang mampu menarik tanganku untuk mengambil salah satu dari buku-buku di situ. Tak tahu mengapa justru tangan ini mengambil sebuah kaca kecil berwarna pink yang berada tepat di atas rak buku. Ya, kaca yang manis ini memang tak setiap hari selalu kupakai karena lebih leluasa dengan kaca yang besar. Meski begitu, dia sangat berguna di saat harus memperhatikan sesuatu dengan lebih dekat, salah satunya “dandan”.

Sebagai wanita, tentu dandan itu penting walaupun ngga semua wanita suka dandan. Awalnya aku tak menyukai hal tersebut. Lebih tepatnya sih bukan tak suka tapi tak bisa.

Dulu, menjelang detik-detik perantauanku ke Bandung, mendadak aku menjadi orang yang serba pesimis dan ngga pede. Belum apa-apa udah mikir, “nanti aku dapet temen ngga yah? Orang sana baik-baik ngga yah? Katanya orang Bandung cantik-cantik, gimana kalo ternyata nanti aku doank yang ngga bisa Gaul sama mereka?” rentetan pertanyaan ngga penting berjejer kayak gerbong kereta api yang melintas dalam kepalaku.

Alhasil, begitu awal masuk kuliah aku merasa akulah cewek tercupu, terlugu.. Kenapa? Karena aku sama sekali ngga bisa dandan, bahkan pake bedak aja pun jarang. Mungkin jari tangan dan kakiku ini lebih banyak jumlahnya dibandingkan frekuensi aku memakai bedak. Jadi bisa dibayangin dulu aku hitam dan mengkilap kayak apa.

Tetapi, ada satu hal yang membuat perubahan dalam hidupku dan membuatku lebih percaya diri. Semua berawal ketika praktikum “Beauty Class”. Sebagai mahasiswa jurusan pariwisata, Kami diwajibkan untuk selalu berdandan terutama wajah. Minimal bedak dan lipstik.

Pada saat Beauty Class pun aku masih saja terlalu lugu bahkan tetep belum bisa. “Apa yang terjadi dengan diriku??? Kenapa aku ngga bisa kayak cewek lain?” tanyaku dalam hati. Namun aku pun masih belum bisa menjawabnya.

Sampai ketika aku berulang tahun ke 21, seseorang pernah memberiku Kado manis terbungkus rapi. Meski aku lupa bungkusnya warna apa, namun isinya hingga kini kujaga dengan baik.

Kaca Pink Kecil yang mungil.
Kaca yang manis dan aku suka meskipun mini tapi ngga terlalu kecil. Kaca ini yang membuatku lebih pede karena di belakangnya ada tulisan seperti ini, “Ketika kamu bercermin, maka dirimu akan menemukan WANITA TERCANTIK di dunia. Be better, be more awesome.” Begitu katanya.

Mungkin kalimat tersebut terkesan lebay, namun bagiku tidak. Bukan karena aku termakan oleh kata-kata manis itu, bukan pula karena aku terbang melayang gara-gara kalimat itu. Namun dari sanalah aku belajar untuk tidak selalu merendahkan diriku sendiri. Dari situ aku sadar bahwa setiap wanita pada dasarnya cantik, hanya yang membedakannya adalah bagaimana ia mengelola kecantikan tersebut.

Setiap kubercermin, kulihat tulisan di belakangnya sembari tersenyum kecil, sekecil kaca mungil. Ditambah pula warnanya yang sangat kusuka, pink.

Cantik fisik, cantik hati merupakan kedua hal yang berbeda namun saling mendukung. Jika kecantikan fisik itu relatif, maka kecantikan hati itu mutlak. Semua orang pasti setuju yang pertama dan utama adalah kecantikan hati disusul kecantikan fisik.

Nah bagi temen-temen yang masih ngga percaya diri, 1 Hal yang harus diingat, bersyukurlah. Bersyukur dengan apa yang sudah kita miliki, seperti apa keadaan kita sekarang. Allah sudah menciptakan kita dengan sebaik-baiknya.

Lalu, kelola dengan baik aset yang sudah dimiliki, dibersihkan, didandani. Minimal agar lebih cerah dan segar, nyaman dipandang dan ngga bikin sakit Mata orang yang dipandang. Tanpa berniat untuk menarik, orang pasti akan tertarik jika sudah merasakan kenyamanan dengan kita.

“Be better, be more awesome” :)

Salam,
Scoria Novrisa Dewi
Keep learning, sharing and growing.

Spread the Word, like or share this page, your friends will also love it and thanks for it.

Posted on Sep 13, 2013

About the Author

An extra ordinary woman, the Future Great Wife and Super Mom, comes from Belitung Island and stay in Bandung Indonesia :) Public Speaking Lover, always learning, sharing, growing, and blowing :)

One Response to “Kaca Pink Yang Mungil”
Read them below or add one

  1. briliagung says:

    Penasaran sama hitam mengkilapnya yang dulu..

    Cantikan mana sama dakocan? :p

Facebook Comments

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked by *.

Your Rating:
0 1 2 3 4 5

Categories

Contact Info

 NovrisaCha@yahoo.co.id

Top