Categories: Daily Inspiration
Reviewed by Scoria Novrisa - Rating: 4.5

Assalamualaikum temaaaansss :)
Semoga teman-teman yang sedang membaca tulisan ini senantiasa diberikan kesehatan, rezeki yang berlimpah dan hidup penuh berkah.. Amiiin :)

Bagi teman-teman yang sedang di bangku perkuliahan, ataupun yang sudah lulus kuliah, saya mau bertanya..
Apakah Lulus Kuliah itu penting?
Apakah ingin sekedar Lulus saja tanpa mementingkan nilai?
Atau ingin Lulus dengan Nilai Terbaik?
Lalu, apakah ingin segera lulus kuliah kuliah secepat mungkin?
Atau ngga pengen cepet-cepet asal kuliah yang penting lulus walaupun ngga cepet?
~Semua pilihan~ :)

Dari sederet pertanyaan tersebut, pasti semua punya jawaban berbeda, dengan alasan yang berbeda dan dengan pertimbangan yang berbeda pula :)
Ngga ada yang salah, karena semua yang menentukan adalah diri kita masing-masing.

Jika ada yang lulus kuliahnya lebih cepat atau tepat waktu, Alhamdulillah.. :)
Jika ada yang lulus kuliahnya tepat waktu, dengan nilai yang bagus pula, Alhamdulillah.. :)
Jika ada yang lulus kuliahnya agak telat tapi nilainya sangat bagus, Alhamdulillah.. :)
Jika ada yang lulus kuliahnya agak telat dan nilainya pun standar, Alhamdulillah.. :)
Semua patut disyukuri :)
Masih syukur bisa kuliah.. Alhamdulillah..

Nah berhubung saya masih baru lulus sidang 3 Mei 2013 kemarin, dan tengah menantikan wisudanya di bulan September nanti.. Saya ingin sharing beberapa hal.

Dari seangkatan, waktu itu saya sidang berdua dengan Selna, lainnya adalah kakak-kakak tingkat kami.

Namun, kami berdua (saya dan Selna) termasuk agak cepat selesainya ya karena kami memang mengerjakannya sudah sejak lama dan alhamdulillah Allah pun merestuinya.

Terkadang, yang membuat lama itu bukan karena susahnya itu skripsi, bukan karena lamanya itu bimbingan, tapi karena diri ini yang sering menunda-nunda untuk revisi. Bahkan waktu itu saya pernah menunda mengerjakan revisi skripsi hingga 2 bulan lebih. Alhasil, ketika mood sudah terkumpul mengerjakannya, selesai dalam waktu 1 hari 1 malam. Padahal udah didiemin 2 bulan lebih! :(

Lalu, kembali ke bahasan Lulus.
Penting gitu lulus cepet-cepet?
Toh banyak orang yang ngga kuliah tapi bisa sukses.
Banyak orang yang kuliah tapi bisa jadi kaya raya dengan berbisnis.
Bahkan jika mau, bisa saja bekerja ataupun berbisnis sambil kuliah.
Tapi, semua kembali ke pilihan masing-masing dan pribadi masing-masing.

Ada orang yang bisa nya fokus 1 per 1.
Ada juga orang yang bisa membagi waktu antara kuliah dan kerja, bahkan bisa KKN..
Apa itu KKN ? Kuliah – Kerja – Nikah..
Bisa sukses menjalani semuanya sekaligus, bersamaan :)

Tetapi saya mungkin tipe orang yang harus fokus 1 per satu.
Oleh karena itu saya benar-benar fokus kuliah, hingga di suatu masa saya merasa sendiri…
Saya meraasa saya penuh kekurangan, saya merasa ngga sepintar teman-teman saya, saya benar-benar merasa berada di bawah pada saat itu. Saya ngga bisa apa-apa, saya ngga punya kelebihan apa-apa, saya malu, minderrrrr….

Pada saat itulah titik terendah saya.
Ibarat bola basket yang dipantulkan, ketika ia terjatuh dengan keras, maka ia pun akan melompat lebih tinggi. Itulah yang menjadikan saya semangat.
Ketika saya merasa saya kurang, saya berusaha untuk lebih giat dan lebih rajin dari yang sebelumnya.
.

Kemudian saya selalu mengingat wajah kedua orang tua saya.
Alangkah tak berbaktinya saya jika saya di Bandung malas-malasan sedangkan di Belitung sana Babe saya kerja keras banting tulang tak kenal pagi siang malam mencari uang demi anaknya.
Mau gimana lagi.. Saya ingin bekerja semasa kuliah, tak diperbolehkan.

Orang tua hanya menginginkan anaknya ini fokus kuliah karena itulah kebanggaan mereka.
Orang tua saya bukan sarjana. Babe saya tamat STM dan Ibu saya tamat PGA yang setara dengan SMA pada jaman itu. Namun mereka menginginkan anaknya ini menjadi seorang sarjana.
Sungguh saya malu jika saya hanya menjadi anak yang bermalas-malasan di sini.

Ridho Allah itu, Ridho orang tua juga.
Saya hanya ingin membahagiakan dan membuat orang tua saya bangga, dan semoga Allah pun suka.
Hanya itu yang membuat saya paling semangat. :)

Meski semua tergantung pilihan, namun pilihlah apapun itu yang akan membahagiakan orang tuamu.
kebanyakan orang tua, bukan uang dari anaknya yang mereka inginkan.
Asal melihat anaknya berprestasi dan sukses, itu merupakan kebahagiaan tak ternilai bagi mereka.

Terima Kasih yang sebesar-besarnya ku persembahkan kepada Babe Sueb Fadlie dan Ibunda Lima Putri Yani atas segala kasih sayang yang tiada terkira besarnya :)
Semua yang kulakukan, semua yang ku pilih, hanya demi membuat kalian berbahagia :)
Hanya itu.

Salam,
Seorang anak yang hanya ingin membahagiakan orang tuanya,
~Scoria Novrisa Dewi~

Spread the Word, like or share this page, your friends will also love it and thanks for it.

About the Author

An extra ordinary woman, the Future Great Wife and Super Mom, comes from Belitung Island and stay in Bandung Indonesia :) Public Speaking Lover, always learning, sharing, growing, and blowing :)

Facebook Comments

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked by *.

Your Rating:
0 1 2 3 4 5

Categories

Contact Info

 NovrisaCha@yahoo.co.id

Top