Categories: Daily Inspiration

Masih lekat dalam ingatanku saat sahabatku Indah memberiku sebuah kado. Kado yang dibungkus dengan kertas pink, manis sekali. Semanis persahabatan kami. Bentuknya kotak tipis, tapi tak setipis potongan kue lapis. Kala itu aku berulang tahun yang ke-19. Ulang tahun pertama di Bandung.

Perlahan ku buka kado tersebut dengan hati-hati. Ternyata isinya adalah sebuah jam dinding bergambar the pooh, berwarna kuning. Pooh adalah tokoh kartun favorit Indah dan kuning merupakan warna favoritnya.

Kontras sekali denganku yang tak begitu menyukai pooh dan kuning. Jikalau harus memilih, aku lebih menyukai Hello Kitty dan pink.

Namun aku bersyukur dan berterima kasih karena para sahabat masih mengingat hari bahagiaku.

“Cha, ini hadiah dariku semoga kamu suka, semoga bermanfaat ya,” ucapnya sembari memberiku kado itu dan kami berpeluk hangat.

4 Tahun telah berlalu. Saya dan Indah sangat jarang bertemu, karena kami berbeda kampus dengan kesibukan yang berbeda pula. Meski begitu, kini ku mengerti.

Dia memberiku jam dinding bergambar the pooh dan berwana kuning, agar ku selalu mengingatnya di saat ku melihat jam itu, dari mulai bangun tidur hingga sebelum tidur.

Semua akan terasa spesial ketika kita menghargai pemberian itu dengan mahal..
Kadang, sesuatu menjadi tak berarti ketika dekat, namun menjadi sangat berarti saat rindu melekat..

Terima kasih sahabat,
Semoga dirimu selalu sehat, penuh rahmat, dan sukses dunia akhirat..

Love you, :*

Spread the Word, like or share this page, your friends will also love it and thanks for it.

Posted on Sep 8, 2013

About the Author

An extra ordinary woman, the Future Great Wife and Super Mom, comes from Belitung Island and stay in Bandung Indonesia :) Public Speaking Lover, always learning, sharing, growing, and blowing :)

4 Responses to “Rindu Melekat Pada Sahabat”
Read them below or add one

  1. briliagung says:

    Aku ko ga mendapatkan sisi bagaimana dekatnya dirimu dengan Indah ya mba..

  2. Oddie says:

    Tulisannya rapi. Temanya sederhana tapi kesannya dalam.
    Supaya tulisan makin rapi, coba mulai sensitif dengan EYD.
    Contohnya: penulisan singkatan “ku”.
    “ku buka” harusnya “kubuka” (disambung).
    Terus berlatih ya :)

Facebook Comments

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked by *.

Your Rating:
0 1 2 3 4 5

Categories

Contact Info

 NovrisaCha@yahoo.co.id

Top