Categories: Daily Inspiration

Assalamualaikum.. :)
Salam hangat dari kota Kembang :)
Yup! Hari ini tepat 12 hari sudah saya berada di Bandung.
Ada begituuu banyak hal yang ingin ditulis namun waktu sedang tak bertemu..

Okey,buat teman-teman yang sedang membaca tulisan ini saya doain semoga segala langkahnya nanti akan selalu dimudahkan, dilancarkan, senantiasa diberikan kekuatan dan kesabaran untuk menjalani setiap proses kehidupan ini…
Yakinlah, dunia ini begitu singkat, sedang di akhiratlah kehidupan yang sebenarnya..

Nah kali ini kita mau bahas mengenai passion.
Bagi temen-temen yang sering baca buku, aktif di socmed ataupun juga sering mengikuti seminar maupun training motivasi gitu, pasti udah ngga asing lagi dengan kata ini.

Passion dapat diartikan sebagai hasrat, bakat, atau sesuatu bidang yang begitu disenangi. Oleh karena itu setiap orang biasanya memiliki passion yang berbeda-beda.

Namun tak jarang ada orang-orang yang tak tahu passionnya di mana.
Padahal penting untuk mengetahui passion kita itu apa, karena jika passion ditekuni, digeluti, dijalani dalam hidup akan senantiasa penuh gairah tiada jenuh terasa. Walaupun mungkin terkadang adalah rasa jenuh sedikit karena memang rasa itu manusiawi.

Beberapa bulan yang lalu, sahabat saya yang juga Founder Great Muslimah, Inspirator Muslimah hijrah, Febrianti Almeera @pewski pernah bercerita dengan saya.

Menurutnya, passion itu bukan hanya berarti suatu hal yang kita unggul di sana, kita bagus dalam bidang tersebut. Namun passion juga ternyata meski kita kurang bagus disana tapi kita enjoy dan menyenanginya, itulah passion.
Sebagai Contoh kecil misalnya, ada seseorang senang menggambar, dia suka banget ngegambar. Tapi gambar yang dia buat itu ngga bagus sebenernya. Tapi dia seneng. Nah itulah passion.
Lain halnya ketika seseorang ingin menjadi seorang trainer, misalnya. Karena terbawa emosi, terbawa arus sebab kini tengah maraknya training-training untuk anak muda. Namun ketika telah berhasil menjadi seorang trainer, ternyata dia merasa kurang puas. Ada sesuatu yang kurang bahkan membuat tak nyaman meskipun sebenarnya ia sangat bagus dan para trainee begitu senang dan puas.

Begitulah passion.
Kadang, kita tak bisa langsung menemukan passion yang sebenarnya. Terlebih dahulu kita menemukan sesuatu yang kita pikir, itulah passion kita. Tapi ternyata bukan, karena kita ngga enjoy di sana. Semua butuh proses, teman :)

Saya pun begitu. Sembari menulis ini saya berpikir, apakah menulis ini passion saya?
Sejak kecil saya hobby menulis cerpen, bahkan waktu SMP saya suka menulis cerita-cerita semacam novel di huku tulis dan hanya menulisnya menggunakan pensil. Bahkan sampai ada teman yang meminta untuk dibuatkan cerita dan saya diupahnya Rp.10.000 pada saat kelas 3 SMP.
Kemudian tahun 2012 kemarin artikel saya pun tentang pariwisata Bali-Lombok-Belitung sempat dimuat dalam koran Pos Belitung sebayak 2x.

koran

Saya pun berpikir, ketika saya berbicara dan bertemu banyak orang saya merasa memiliki energi yang lebih.. Sayapun pernah mengikuti Training Public Speaking dari mulai Basic hingga Advanced Class di Ganesha Public Speaking School Bandung. Lalu, apakah Public Speaking menjadi passion saya?

Atau, saya seneng banget masak. Meskipun menurut saya masakan saya biasa-biasa saja namun teman-teman yang pernah nyobain, katanya enak. Nah, apakah memasak juga adalah passion saya?
Jujur saya pun tengah berusaha menemukannya, apa passion saya sebenarnya.

Sebaiknya passion itu ditekuni, digeluti, dijalani, dalam 1 bidang namun kita ahli di dalamnya. Atau dalam bahasa nge-trend nya, jangan “Palugada” (apa lu mau gua ada).
Karena apa? Karena jika kita fokus ke 1 bidang, maka orang pun akan lebih mudah mengenal kita.

Kemudian saya pun menemukan Rumus untuk menemukan Passion itu dengan 3M.. Apa saja?

1. Menyukai.
Kamu wajib menyukainya. kalo ngga disukai ya bukan passion donk :D

2. Memberi Manfaat.
Tentunya ngga cuma bermanfaat untuk diri sendiri, tetapi juga bermanfaat untuk orang lain dan juga lingkungan sekitar.

3. Menghasilkan.
Nah menghasilkan ini bisa dalam bentuk uang. ya namanya juga hidup pasti untuk melanjutkan kehidupan semua orang butuh uang. Cuma harus selalu diingat bahwa uang memang bukan segalanya, tapi jaman sekarang ini segalanya butuh uang. bahkan beribadah juga kita butuh uang. dengan uang kita bisa bersedekah, membantu orang lain yang susah ataupun terkena musibah misalnya.

So, mulai sekarang mari sama-sama belajar, sama-sama berusaha menemukan passion nya :)

Karena menjalani hidup tanpa menemukan passion itu seperti berjalan tanpa arah tujuan.

Salam,
Yang juga sedang belajar menemukan passion..
~Scoria Novrisa Dewi~

Spread the Word, like or share this page, your friends will also love it and thanks for it.

About the Author

An extra ordinary woman, the Future Great Wife and Super Mom, comes from Belitung Island and stay in Bandung Indonesia :) Public Speaking Lover, always learning, sharing, growing, and blowing :)

Facebook Comments

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked by *.

Your Rating:
0 1 2 3 4 5

Categories

Contact Info

 NovrisaCha@yahoo.co.id

Top